Welcome to Lazuardi Humayyah

Jumat, 05 Januari 2018

Perempuan yang sedang dalam Pelukan

Teruntuk perempuan yang sedang dalam pelukan. Teruslah mengalah, karena dari dulu mulut orang-orang itu menjelaskan mengalah bukan berarti kalah dan itu adalah benar. Bersikaplah anggun saat kita butuh namun dia enggan. Ikuti apa maunya, siapapun jangan menanam kebencian, asal kalian tahu menyakitkan berpura-pura membenci padahal mulut kita ingin berteriak menyadarkannya jika kita butuh. Jangan menuntut apapun, dia bukan kita begitupun sebaliknya. Nikmati apa yang dia beri dan jangan beri dia apapun yang akan membuatnya enggan untuk kembali. Dia pasti kembali entah sampai kapan. Tunggu, jangan membuat pergerakan yang dia kira akan mengancam kedudukannya. Kita anggun dengan sikap diam yang kita miliki. Jika dia mengira ini permainan, maka bermainlah.
Menunggu bukan hal yang buruk, bersabar bukan hal yang mudah, yakinlah ini hanya sebagian kecil dari aturan permainan yang harus kita ikuti. Terserah berapa milyar kali dia berusaha menyakiti, sadar atau tidak, dia yang kamu butuhkan, beri dia ruang. Mungkin dia tidak bermaksud menyakiti, hanya kita yang menerima permainan itu merasa tersakiti. Sayang, sudut pandang yang dia dan kita miliki tidak dalam satu sumbu. Akhirnya, untuk semua usaha yang kita lakukan untuk membuatnya tetap dekat adalah hal yang bijak.
Ingat, engkau masih tetap sama. Perempuan yang sedang dalam pelukannya.